Daftar Istilah

Cari Lanjutan
Menampilkan 1-9 dari 9 hasil
No.JudulIsi
 
1Climbing Calls

Adalah bahasa komunikasi lisan standard antara pemanjat dan belayer yang digunakan dalam kegiatan panjat tebing. Dengan bahasa komunikasi yang standard maka para pemanjat dari berbagai negara dapat melakukan komunikasi secara efektif sehingga terhindar dari kesalahfahaman yang dapat berakibat fatal. Dalam berkomunikasi, pemanjat-belayer bisa saling menjawab, namun bisa juga jawaban dilakukan dengan cara melakukan apa yang harus dilakukan oleh salah satu pihak. Berikut beberapa kalimat yang telah standard:

pemanjat: climbing on (pemanjat memberi tahu niatnya akan melakukan pemanjatan)

belayer: on climbing (belayer mempersilahkan pemanjat meneruskan niatnya)

 

p: belay on (pemanjat meminta belayer untuk mulai melakukan pengamanan pemanjatan, belaying)

b: on belay (belayer menyatakan mulai melakukan belaying)

 

p: slack (pemanjat meminta belayer untuk mengendurkan/mengulur tali pemanjatan)

p: take in (pemanjat meminta belayer mengencangkan tali pemanjatan)

p: rock (pemanjat memberitahu belayer ada batu yang jatuh, agar belayer waspada)

p: fall (pemanjat memberitahu belayer bahwa ia terjatuh)

 

p: lower me (pemanjat meminta belayer menurunkannya ke dasar/awal pemanjatan)

b: lowering (belayer menurunkan pemanjat dengan cara mengendurkan tali pemanjatan hingga pemanjat mencapai titik awal pemanjatan)

 

p: belay off (pemanjat memberitahu belayer akhir kegiatan belaying)

b: off belay (belayer mengiyakan akhir dari kegiatan belaying)

2Crux

Segmen (bagian) sulit dari suatu jalur pemanjatan. Dalam satu jalur pemanjatan dapat terdiri dari satu atau lebih crux.

3Jalur PemanjatanAdalah lintasan pada tebing yang dapat dipanjat oleh seorang pemanjat tebing dengan satu atau lebih teknik pemanjatan dimulai dari titik awal pemanjatan hingga titik akhir pemanjatan.
4Jalur-tersediaAdalah jalur pemanjatan yang telah mempunyai titik pengaman yang dapat langsung digunakan sehingga suatu jalur dapat dipanjat oleh siapapun tanpa perlu melakukan pembuatan jalur pemanjatan.
5Kawasan PemanjatanAdalah suatu daerah atau wilayah yang mengandung gugusan tebing pemanjatan. Suatu kawasan pemanjatan bisa merentang dari beberapa wilayah administratif.
6OnsigthAdalah kualitas (nilai) pemanjatan tertinggi yang dilakukan pada suatu jalur pemanjatan, dimana seorang pemanjatan hanya melihat jalur yang akan dipanjat satu kali pada percobaan pertama pemanjatan dan berhasil mencapai titik akhir pemanjatan tanpa terjatuh atau membebani tali pengaman pemanjatan dan tanpa melihat pemanjat lain melakukan pemanjatan pada jalur tersebut.
7Pemanjatan Jalur-pendek (bouldering)Adalah jenis panjat tebing yang melakukan pemanjatan pada jalur pendek yang berorientasi pada pemecahan masalah (kesulitan). Pada satu jalur yang tidak tinggi biasanya cukup aman dilakukan tanpa menggunakan pengaman sama sekali, berisi satu atau titik kesulitan (crux).
8Pemanjatan KecepatanAdalah satu jenis pemanjatan kompetisi pada jalur pemanjatan dimana pemenang ditentukan dengan melihat waktu tercepat. Dikenal dua jenis pemanjatan kecepatan: classic dan record.
9Tebing PemanjatanAdalah suatu bentuk tebing batu yang dapat dilakukan pemanjatan pada permukaannya. Suatu tebing pemanjatan berada dalam suatu kawasan pemanjatan. untuk suatu tebing batu yang sangat besar dapat memiliki lebih dari satu permukaan yang layak dipanjat, contoh Tebing Tower 1 di Kawasan Gunung Parang mempunyai lebih dari satu sisi berbeda yang dapat disebut sebagai tebing pemanjatan.